togarsianturi
30 Apr 2017
Bacaan: Yohanes 1 Jika kita membaca Injil Matius atau Markus tentang bagaimana Yesus memanggil murid-muridNya yang pertama, kita mungkin melihatnya lebih mirip kisah hipnosis. Baru saja bertemu lalu Yesus memanggil mereka, langsung mereka meninggalkan jala serta orang tua. Bagi konteks kita, itu justru kelihatan seperti durhaka, bukan? Tetapi Lukas 5 memberikan detail tambahan, dan dari …
togarsianturi
29 Apr 2017
Bacaan: Yohanes 1 Yohanes adalah rasul yang paling lama hidup, ia menyaksikan perkembangan gereja hingga masa tuanya. Mengapa ia mesti menuliskan satu kitab lagi untuk Yesus, padahal waktu itu sudah ada tulisan Markus, Matius dan Lukas? Ia adalah rasul ‘terkasih’ Yesus Kristus, ia bertanggungjawab menegaskan kepada gereja mengenai siapakah Yesus. Pada masa Yohanes sudah mulai …
togarsianturi
28 Apr 2017
Bacaan: Yohanes 1 Jika Anda sama seperti saya dalam perjalanan rohani ini, maka Anda akan sangat setuju jika saya berkata bahwa rancangan Allah bagi kita jauh lebih besar dari apa yang kita mampu rencanakan. Kasih karunia Allah juga teramat sangat besar, sehingga sering kita geleng kepala melihat kesabaran Allah. Tetapi bukankah karena kasih karunia itu …
togarsianturi
27 Apr 2017
Bacaan: Yohanes 1 Satu kata ini sangat mahal, kata tersebut membedakan orang yang berhasil atau gagal, semangat atau merana, kuat atau rapuh, bahkan menentukan nasib akhir selamat atau binasa. Allah melakukan begitu banyak hal untuk membuat kita memiliki kata itu. Banyak nabi yang diutus, segudang keajaiban ditunjukkan, Dia melimpahkan berkat, kerap juga Dia melayangkan teguran …
togarsianturi
26 Apr 2017
Bacaan: Yohanes 1 Sang rasul memulai Injil Yohanes dengan “Pada mulanya..”, itu adalah dua kata pertama yang sama dalam kitab Kejadian. Yohanes membawa pembacanya kepada peristiwa penciptaan sebab ia hendak menjelaskan siapakah Yesus sebelum Dia datang menjadi manusia. Dalam kitab Kejadian, kita tahu Allah menjadikan segala ciptaanNya dengan berfirman. Dan firman itulah yang telah menjadi …
togarsianturi
25 Apr 2017
Bacaan: Yohanes 1 Di antara tahun 550-480 SM, hidup seorang Filsuf bernama Herakleitos di kota Efesus. Ia berbeda dari banyak filsuf Yunani lainnya dan ia tidak bergabung dengan salah satu mazhab filsuf manapun. Herakleitos memperkenalkan kata “Logos” untuk menjelaskan alasan dan penyebab segala sesuatu yang terjadi dalam alam semesta ini. Kata logos itu masih kita …
togarsianturi
28 Nov 2020
Usai pembicaraan poin sebelumnya dengan oppung, saya memastikan lagi apakah oppung dapat memahami pembicaraan kami atau ada yang hendak ditanyakan. Oppung menceritakan perasaan sukacitanya dengan pemahaman itu dan tidak ada pertanyaan. Lalu saya bertanya siapakah Yesus itu dalam iman oppung sekarang. Oppung yakin bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat baginya. Karena itu saya tuntun …
togarsianturi
27 Nov 2020
Sekarang kita masuk ke poin kedua, percaya. Sebenarnya ini adalah konsekuensi logis dan alami dari poin pertama. Apabila kita mengenal sejatinya siapa Yesus, tentu kita akan memercayaiNya. Tetapi karena kita manusia yang kerap gagal paham terminologi tertentu, biasanya juga karena ada kata-kata yang mengalami reduksi makna seiring berjalannya waktu, sehingga kita perlu mendefinisikan ulang …
togarsianturi
26 Nov 2020
Oppung memerhatikan dengan seksama isi pembicaraan kami itu. Pendengarannya sudah mulai berkurang, tetapi semangat belajarnya masih seperti sedia kala. Setelah beberapa waktu saya menjabarkan Yohanes Pasal 1 itu, oppung kemudian bertanya dalam bahasa Batak, “Jadi songondia do dalanna?” (Jadi bagaimana caranya?). Oppung mau tahu apa saja yang Tuhan kehendaki untuk hidupnya dan bagaimana beliau …
togarsianturi
24 Nov 2020
Seperti mungkin anda ketahui bahwa latar belakang kepercayaan keluarga besar saya adalah Golongan Siradja Batak, yang merupakan kepercayaan tradisional orang Batak (sering disebut ugamo Batak). Saya mulai diperkenalkan kepada Tuhan Yesus pada bulan September 1998. Saya diajar Alkitab secara pribadi oleh satu mentor dari komunitas di mana saya dan istri saya melayani hingga sekarang …
togarsianturi
24 Nov 2020
Jalan kepada keberhasilan itu nyaris tidak pernah berbentuk garis lurus yang terus naik ke atas. Umumnya jalan itu mengalami naik turun berulang kali, gagal lagi dan bangkit lagi, tetapi secara menyeluruh tetap naik makin tinggi dan makin tinggi. Sehingga orang yang berhasil bukanlah mereka yang tidak pernah gagal, melainkan mereka yang memutuskan untuk bangkit …
togarsianturi
15 Aug 2019
Allah memerintahkan kurban dan persembahan kepada umat Israel. Tuhan Yesus juga menegaskan agar murid-muridNya menginjil, melayani, dan memberi. Tetapi seperti orang Israel, dalam sejarahnya, dari waktu ke waktu gagal paham akan kehendak Allah, demikian juga orang Kristen sepanjang sejarah mereka. Manusia lebih menyukai aktifitas yang dapat kelihatan daripada motivasi hati yang tidak kelihatan. Tetapi …
31 Oct 2018 1.194 views
Kita memiliki empat Injil dalam Perjanjian Baru, Allah dengan sengaja memasukkannya ke dalam Kitab kanonik kita, yakni: 1. Matius 2. Markus 3. Lukas 4. Yohanes Injil Sinoptik Tiga dari empat Injil itu disebut sinoptik: Matius, Markus, Lukas. Sinoptik berasal dari dua kata, sin = sama, optic = cara pandang. Artinya ketiga Injil ini melihat …
29 Mar 2019 956 views
Inilah damai sejahtera yang sejati itu, yakni bahwa sang Raja Damai datang mendamaikan manusia berdosa, yang dulu adalah seteru Allah sehingga kini menjadi sekutu. Jadi damai sejahtera terutama kaitannya bukan dengan suasana atau perasaan, melainkan dengan penebusan dan pemulihan hubungan (rekonsiliasi). Dengan dosa, kita memberontak dan memusuhi Allah, kita hidup jauh dariNya. Maka satu-satunya …
27 Jun 2019 894 views
Amsal banyak membantu orang percaya mengerti sifat alami dari godaan dan tipu muslihat dosa. Termasuk bagaimana sang Penulis mempersonifikasikan godaan dunia ini sebagai seorang perempuan jalang. Karena bibir perempuan jalang menitikkan tetesan madu dan langit-langit mulutnya lebih licin dari pada minyak, 4 tetapi kemudian ia pahit seperti empedu, dan tajam seperti pedang bermata dua. …
19 Oct 2018 846 views
Tidak akan ada damai di antara negara, jika tidak ada damai di negara, tidak ada damai dalam negara jika tidak ada damai dalam orang-orangnya, tidak ada damai dalam orang-orang jika orang-orang tidak menyerahkan hidupnya ke tangan si Raja Damai. Benar sekali apa yang Heyden Robinson, penulis buku Salt And Light, ungkapkan dalam kutipan di atas. …
24 Jul 2019 801 views
Seorang teman yang berdagang di pasar pernah berkata begini kepada saya, “Saya mana bisa untung kalau jujur-jujur!” Benar-benar kalimat yang membuat saya tercenung. Sebegitu kelam-kah sistem perdagangan sehingga cara untuk sukses adalah dengan berbuat dosa? Tidakkah kita bisa saling menguntungkan dengan cara yang jujur? Begitu juga pembeli berbuat munafik ketika menawar barang, ia menekan …
17 Jul 2019 695 views
Menurut tradisi rabinik Yahudi (Babylonian Talmud) Amos, ayah Yesaya, adalah anak dari raja Yoas dan saudara dari raja Amazia. Sedangkan dalam Alkitab jelas raja Uzia adalah anak Amazia dan cucu dari raja Yoas. Jika benar demikian maka Yesaya adalah sepupu raja Uzia, hal ini menjelaskan mengapa Yesaya bebas berada di istana raja dan sangat fasih …
28 Nov 2020 688 views
Usai pembicaraan poin sebelumnya dengan oppung, saya memastikan lagi apakah oppung dapat memahami pembicaraan kami atau ada yang hendak ditanyakan. Oppung menceritakan perasaan sukacitanya dengan pemahaman itu dan tidak ada pertanyaan. Lalu saya bertanya siapakah Yesus itu dalam iman oppung sekarang. Oppung yakin bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat baginya. Karena itu saya tuntun …