Home » Bible » Devotionals » Bukan Godaan Namanya Kalau Tidak Menggiurkan

Bukan Godaan Namanya Kalau Tidak Menggiurkan

togarsianturi 27 Jun 2019 973

 

Amsal banyak membantu orang percaya mengerti sifat alami dari godaan dan tipu muslihat dosa. Termasuk bagaimana sang Penulis mempersonifikasikan godaan dunia ini sebagai seorang perempuan jalang.

Karena bibir perempuan jalang menitikkan tetesan madu dan langit-langit mulutnya lebih licin dari pada minyak, 4 tetapi kemudian ia pahit seperti empedu, dan tajam seperti pedang bermata dua. (Amsal 5:3-4)

Anak muda yang dimaksud oleh penulis Amsal ini adalah orang percaya yang mencoba memelihara hidup benarnya di tengah godaan dunia. Seorang yang masih di tahap-tahap awal kepercayaannya, belum cukup dewasa secara rohani. Karena itulah seorang dewasa perlu mengingatkannya dengan nasehat dalam nats di atas.

Orang yang memahami nature dari godaan akan lebih besar peluangnya untuk mematahkan godaan itu. Nats di atas jelas mengungkapkan bahwa godaan itu manis seperti madu dan lebih licin daripada minyak. Tapi itu hanyalah topeng dari sesuatu yang pahit bak empedu dan tajam mematikan seperti pedang bermata dua.

Godaan memang harus menggiurkan agar dapat menjerat mangsa. Kalau godaan menyeramkan, semua orang juga pasti berlari meninggalkannya. Hati-hati terhadap sesuatu yang terlalu menggiurkan!

1. Sang musuh berusaha keras untuk menjatuhkan orang benar.

Banyak sekali jenis godaan yang Iblis pakai untuk menjatuhkan orang percaya. Modus-nya harus bisa baru setiap waktu agar tetap berhasil menggoda. Ia harus kreatif terus memikirkan apa yang efektif, apa yang akan berhasil, apa yang menggiurkan.
Orang percaya perlu hidup dengan segala kewaspadaan. Jangan lengah. Kiranya kreatifitas dan kerasnya usaha orang percaya jangan sampai kalah terhadap perjuangan si jahat.

2. Ambil waktu jeda untuk mengidentifikasi godaan.

Problemnya adalah banyak manusia yang justru telah tergoda sebelum godaan itu datang. Bukannya menghindari godaan, mereka malah mencari godaan. Tetapi jangan buru-buru mengambil keputusan. Sebelum merespon, ambil waktu untuk memikirkannya terlebih dahulu. Godaan itu, umumnya, sifatnya mendesak, seolah ia hanya akan muncul sekali saja.

Yusuf adalah inspirasi yang luar biasa dalam mengidentifikasi godaan dan komitmen mematahkannya. Ia menang atas godaan si Jahat yang memakai istri Potifar. Seperti Yusuf bisa, semua orang percaya juga bisa.

3. Selalu cari nasehat untuk blind spot kita

Daud jatuh sangat dalam di kasus Batsyeba. Ia mengolah segalanya sendiri. Ia tidak lagi mencari bantuan. Hingga akhirnya Allah mengutus nabi Natan untuk mengungkapkan dosa Daud.

Untuk menghindari kejatuhan Daud, yang orang percaya butuhkan adalah orang-orang rohani yang dapat menunjuk blind spot mereka secara leluasa. Orang percaya yang konsisten mencari nasehat dan meminta orang lain menyatakan blind spot mereka akan terus tertolong dan terhindar dari godaan.

Godaan itu menyukai keadaan yang remang-remang. Tetapi keterbukaan dan keberanian meminta masukan orang lain akan selalu menerangi segala sesuatu.

Bapa, bantu kami terus mematahkan segala siasat, godaan dan tipu muslihat sang musuh. Amen.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Related post
Anda Bukan Gagal—Anda Baru Mulai

togarsianturi

17 Jan 2026

Anda Bukan Gagal—Anda Baru Mulai Ketika Timeline Orang Lain Terlihat Lebih Cerah Akhir tahun sering terasa kejam bagi banyak orang. Media sosial mendadak dipenuhi parade pencapaian dan perayaan. Ada yang naik jabatan, membeli rumah, atau liburan ke luar negeri. Semua tampak bergerak maju dengan cepat. Sementara Anda mungkin masih di titik yang sama. Tabungan tidak …

Simpan Dendam Itu Seperti Minum Racun

togarsianturi

16 Jan 2026

Simpan Dendam Itu Seperti Minum Racun Racun yang Kita Teguk Setiap Hari Ada sebuah kutipan terkenal yang sering dikaitkan dengan Nelson Mandela. “Resentment is like drinking poison and then hoping it will kill your enemies.” Ungkapan ini terdengar konyol, tetapi sangat realistis. Setiap hari, jutaan orang meneguk racun yang sama. Mereka marah pada mantan pasangan, …

Gak Enakan Sama Teman Kantor? Ini Cara Bilang “Tidak”

togarsianturi

15 Jan 2026

    Gak Enakan Sama Teman Kantor? Ini Cara Bilang “Tidak”   Pendahuluan: Ketika Kebaikan Berubah Menjadi Beban Di hampir setiap kantor, selalu ada satu sosok yang dikenal sebagai “Yes Man”. Orang ini paling sulit mengucapkan kata tidak kepada siapa pun. Diminta lembur menggantikan rekan, ia mengangguk. Diminta mengerjakan tugas di luar tanggung jawabnya, ia …

Lelah Mental? Coba Detoks Digital 24 Jam

togarsianturi

14 Jan 2026

Lelah Mental? Coba Detoks Digital 24 Jam   Ketika Pagi Hari Tidak Lagi Dimulai dengan Kesadaran Jujur saja, apa hal pertama yang Anda sentuh saat membuka mata setiap pagi. Apakah tangan pasangan, atau justru layar smartphone yang selalu setia menunggu. Banyak orang memulai hari bukan dengan doa atau kesadaran, melainkan notifikasi. Tanpa disadari, hari sudah …

Jangan Masuk Tahun Baru dengan Hidup yang Sama

togarsianturi

13 Jan 2026

Jangan Masuk Tahun Baru dengan Hidup yang Sama Akhir Tahun Adalah Cermin, Bukan Sekadar Perayaan Rasanya baru kemarin kita menyambut tahun baru dengan penuh harapan dan target besar. Kini Desember kembali hadir tanpa aba-aba, membawa kesadaran bahwa waktu bergerak sangat cepat. Kesibukan kerja dan tuntutan hidup sering membuat kita lupa berhenti sejenak. Padahal, hidup yang …

Keuangan Diberkati! Terapkan 8 Kebiasaan Alkitabiah Ini Sekarang

togarsianturi

11 Jan 2026

       Ingin merdeka secara finansial? Simak prinsip Alkitabiah dalam mengelola uang sebagai alat dan ujian iman. Uang sering kali menjadi subjek yang sangat sensitif bagi banyak pria karena ia sangat berkaitan erat dengan rasa aman dan harga diri kita. Namun, Alkitab secara konsisten mengajarkan bahwa uang bukanlah tujuan akhir, melainkan alat untuk melayani …