Home » Bible » Devotionals » 3 Tips Mengatasi Ketakutan

3 Tips Mengatasi Ketakutan

togarsianturi 18 Apr 2017 402

 

Kebanyakan dari mereka yang dalam perahu ini adalah nelayan sehingga mereka tentu sudah begitu terbiasa dengan situasi laut dan badai yang bisa datang kapan saja. Tetapi angin ribut kali pastilah sangat ekstrem sehingga mereka menjadi sangat ketakutan dan berpikir bahwa mereka akan binasa. Hebatnya, Yesus dapat tidur di tengah-tengah angin ribut yang mengerikan seperti itu. Tetapi itulah yang akan terjadi pada kita yang menjagi murid Yesus, meskipun persoalan sebesar apapun datang menderu kepada kita, maka kita tetap saja akan tenang dan tak perlu panik.

Matius 8:25-26 ITB  Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: “Tuhan, tolonglah, kita binasa.”  26  Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?” Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali.

Setiap manusia memiliki ketakutan, bahkan Tuhan Yesus di Taman Getsemani disebut mengalami ketakutan juga. Jika kita lihat ada seseorang yang sepertinya tidak takut apa-apa maka sebenarnya orang itu bukannya tidak takut, tetapi sudah berhasil mengatasi ketakutannya. Yang menarik adalah melihat bagaimana orang yang sudah tua sekalipun bisa menjadi takut dan panik atau bahkan menjadi marah oleh karena hal-hal kecil yang pada pemandangan orang lain tidak sepatutnya demikian. Artinya ketakutan itu sungguh-sungguh subjektif, tergantung kepada pribadi-pribadi bukan perihal objeknya.

Dari kisah Tuhan Yesus tidur pulas di atas perahu yang sedang ditimbus gelombang ini kita bisa belajar bagaimana cara mengatasi ketakutan kita:

  1. Alihkan pandangan dari masalah kepada Tuhan

Murid-murid sudah melakukannya dengan benar, mereka datang kepada Tuhan Yesus. Walaupun mereka datangnya sudah dengan kepanikan dan bukannya dengan keyakinan bahwa Dia akan menolong dan melepaskan mereka. Mereka sudah begitu ngeri dan berpikir bahwa hidup mereka akan segera berakhir, tetapi mengalihkan pandangan dari masalah kemudian melihat Tuhan dijamin akan membuat kita dapat mengatasi ketakutan kita. What You See Is What You Get (WYSIWYG) adalah prinsip yang dapat kita terapkan dalam hidup, jika yang kita lihat adalah masalah maka kita pasti bermasalah, tetapi jika yang kita lihat adalah Tuhan maka pasti kita akan dikuatkan dan mendapat semangat rohani yang luar biasa, yang dapat mengatasi segala sesuatu.

Sehingga setiap kali persoalan datang hendak menelan kita, pastikanlah pandangan kita kepada Tuhan tidak sampai tertutup atau terdistorsi. Apapun masalahnya, selama kita masih dapat melihat Tuhan dengan jelas maka pasti kita akan mampu menghadapi semuanya dengan benar.

  1. Percayalah kepada Tuhan

Statemen yang sepertinya terlalu normatif atau teoritis bagi beberapa orang, mereka mungkin berargumentasi bahwa kita tidak bisa membayar tagihan dengan iman tapi harus dengan uang. Inilah argumentasi orang-orang yang tidak dan kurang percaya, sama seperti murid-murid, mereka sudah tidak datang untuk meneguhkan kepercayaan kepada Tuhan, tetapi untuk ‘menyidangkan’ Tuhan bahwa Dia tidak perduli dan mereka sudah pasti binasa. Tetapi sebutan Tuhan Yesus kepada mereka adalah ‘kurang percaya’, dan jelas sekali ditegaskan Tuhan Yesus bahwa ketidakpercayaan merekalah yang membuat mereka menjadi takut. Jika kita percaya, ketakutan tidak akan mendapat tempat dalam diri kita.

Kepercayaan kepada Tuhan itu adalah sungguh-sungguh nyata kekuatannya, jika kita tidak berpikir demikian maka kita perlu belajar dari hal yang paling mendasar lagi dalam kepercayaan kita kepada Tuhan. Kita tentu saja bisa membayar hutang kita dengan iman, kita bisa lewati berbagai krisis dengan kepercayaan dan semua persoalan yang lain dapat kita atasi jika kita menjadi percaya dan bukannya takut. Orang percaya memiliki segalanya, orang takut tidak memiliki apa-apa. Orang percaya sangat kuat dan mampu kreatif serta bertimbang dengan logis, tetapi orang yang takut sudah menjadi panik dan melemahkan dirinya sendiri. Maka, percayalah!

  1. Jangan hindari, harus hadapi

Ini adalah prinsip ketiga yang sangat penting, jika ketakutan kita tidak kita hadapi maka ketakutan itu masih dalam posisi menang atas kita. Dan tidak ada yang bisa berlari dari ketakutan sebab kecepatan lari dari ketakutan itu tak dapat kita kalahkan, sebab kita yang membawa dia. Kitapun tak dapat bersembunyi dari ketakutan kita, sebab dia adanya di dalam kita maka kemanapun kita pergi, dia pasti juga ada disana. Karenanya kita harus menguatkan dan meneguhkan hati kita untuk menghadapinya. Itu tidak serumit yang kita pikir, percayalah dan hadapilah!

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Related post
Kapan Tuhan Tidak Menjawab Doa? Inilah 3 Alasan Paling Umum Yang Perlu Anda Tahu!

togarsianturi

30 Jan 2026

Banyak orang percaya bergumul dengan pertanyaan yang sangat menyakitkan: “Mengapa Tuhan tidak menjawab doa saya?” Kita sudah berdoa dengan sungguh-sungguh, berpuasa, bahkan mungkin menangis di hadapan-Nya, namun jawaban yang dinanti tak kunjung tiba. Rasa kecewa, ragu, bahkan marah bisa menyelinap masuk dan mengikis iman kita. Apakah Tuhan tidak mendengar? Apakah Ia tidak peduli? Atau adakah …

Lelah & Ingin Menyerah? Simak Pesan Tuhan untuk Pulihkan Anda

togarsianturi

29 Jan 2026

Ada momen dalam hidup di mana kata-kata “aku tidak sanggup lagi” bukan sekadar keluhan, melainkan jeritan jujur dari jiwa yang sudah melampaui batas kekuatannya. Kelelahan batin sering kali mendistorsi cara kita melihat diri sendiri, masa depan, dan bahkan cara kita memandang kasih Tuhan. Kita merasa kosong, hampa, dan kehilangan identitas, persis seperti yang dialami oleh …

Baca Alkitab Tapi Gak Ngerti? Ini Rahasia Cara Belajarnya

togarsianturi

28 Jan 2026

Banyak orang Kristen menyimpan rahasia kecil di dalam hati mereka: mereka sering membuka Alkitab dengan harapan besar, namun menutupnya kembali dengan rasa bingung dan kecewa. Masalahnya bukan karena Anda kurang pintar atau kurang rohani, melainkan karena kebanyakan dari kita tidak pernah diajarkan “cetak biru” cara mempelajarinya dengan benar. Alkitab bukanlah buku yang sekadar untuk dibaca …

Stop Mengeluh! Ini Cara Alkitabiah Ubah Nasib 90 Hari

togarsianturi

27 Jan 2026

Banyak orang Kristen berdoa meminta perubahan hidup tetapi tetap melakukan rutinitas yang sama setiap harinya tanpa ada kemajuan. Kita sering kali menunggu “tongkat ajaib” Tuhan bekerja sementara kita sendiri terjebak dalam keluhan dan keputusasaan yang melelahkan. Padahal, Tuhan sering kali bekerja melalui ketaatan kita untuk mengambil langkah-langkah kecil yang konsisten di dalam iman. Mari kita …

3 Rahasia Tetap Konsisten Saat Teduh di Tengah Kesibukan

togarsianturi

26 Jan 2026

Banyak pria Kristen mengawali minggu dengan semangat membara untuk lebih dekat dengan Tuhan, namun sering kali layu di tengah jalan karena kesibukan. Rasa bersalah muncul saat kita melewatkan satu hari, dan akhirnya kita menyerah sama sekali karena merasa tidak akan pernah bisa konsisten. Masalah utamanya bukanlah kurangnya kasih kita kepada Tuhan, melainkan kurangnya sistem yang …

Cek Imanmu! 4 Tanda Anda Sudah Dewasa Secara Rohani

togarsianturi

25 Jan 2026

  Kita semua memulai perjalanan iman sebagai bayi rohani yang hanya fokus pada kebutuhan dan kenyamanan diri sendiri. Namun, tujuan Tuhan bagi setiap kita adalah untuk bertumbuh, matang, dan menjadi pribadi yang semakin serupa dengan Kristus. Kedewasaan rohani bukanlah tentang berapa lama Anda sudah menjadi Kristen, melainkan tentang transformasi hati yang menghasilkan buah-buah Roh yang …