Home » Bible » Devotionals » Memberitakan Injil: Kewajiban Atau Kegemaran?

Memberitakan Injil: Kewajiban Atau Kegemaran?

togarsianturi 17 Jan 2019 475

Tiada Tanding, Tiada Banding

Menjadi seorang pengikut Yesus itu sangat luar biasa, tidak ada duanya. Memang orang-orang dunia ini beranggapan menjadi pengikut Yesus itu tidak ada gunanya, bagi mereka hanya kemegahan dunia ini yang penting. Namun sebenarnya bahkan yang terindah dari dunia ini bahkan sama sekali tidak bernilai di hadapan Allah.

Paulus adalah contohan luar biasa yang menunjukkan betapa istimewanya menjadi seorang murid Yesus, bukan cuma dalam hal apa yang kita terima sebagai bagian kita, tetapi juga dalam hal tugas yang dipercayakan kepada kita.

“Itulah sebabnya aku ini, Paulus, orang yang dipenjarakan karena Kristus Yesus untuk kamu orang-orang yang tidak mengenal Allah – memang kamu telah mendengar tentang tugas penyelenggaraan kasih karunia Allah, yang dipercayakan kepadaku karena kamu, yaitu bagaimana rahasianya dinyatakan kepadaku dengan wahyu, seperti yang telah kutulis di atas dengan singkat. Efesus 3:1-3.”

Bangga dengan Tugas Istimewa

Pandangan Paulus terbuka tentang rahasia Kristus yang luar biasa. Hal tersebut sama sekali tidak terlintas dalam benaknya ketika ia hidup dalam kefarisiannya. Kristus mencelikkan matanya terhadap hal istimewa ini dan sekarang ia ingin mencelikkan mata orang lain juga.

Orang rata-rata bukannya merasa terhormat memberitakan Injil Kristus, tetapi malah banyak yang merasa beban, malas, dan takut. Banyak alasan yang bertebaran jadinya, mulai dari yang picisan, ilmiah hingga yang terkesan “alkitabiah”.

Tetapi kalau kita mengerti seperti Paulus memahaminya, tak bisa tidak, pasti kita merasa itu adalah tugas istimewa, sebuah kepercayaan yang luar biasa. Jika anda dipercaya oleh seorang petinggi besar atau seorang pengusaha top papan atas, gimana rasanya? Bangga, bukan? Lalu sekarang bagaimana jika sang Pencipta dari pengusaha dan pemimpin itu yang memercayakan rahasia terbesar pada anda?

Paulus Menjadi Role Model

Saya sangat bersyukur memiliki Paulus yang menjadi teladan dalam banyak hal, yang membuat highlight yang luar biasa atas keindahan Injil dan Kristus, atas keistimewaan penderitaan dan pemenjaraan demi Kristus. Tugas istimewa yang saya punya sekarang berasal dari Sorga, saya memiliki pekerjaan termulia yang berdampak kekal, yang tak bisa dibeli dengan kekayaan apapun dan tak tergantikan.

Meski susah untuk meyakinkan orang atau mereka merasa susah untuk mengikuti Injil ini, tetapi itu patut untuk saya perjuangkan. Roh Kudus kiranya terus menambahkan hikmat dan wahyu serta keberanian dan ketekunan bagi saya dalam tugas istimewa ini. Amen.

“Pay It forward”

Bagaimana dengan anda? Samakah anda dengan Paulus dalam memandang tugas pemberitaan Injil itu? Sebuah privilege atau sebuah batu sandungan bagi anda? Orang lain telah berjasa pada anda dengan membantu anda hidup dalam Injil itu, sekarang giliran anda untuk membayarkannyan kepada orang lain yang belum mengenal Injil itu. Kita tidak membayar kembali kepada mereka yang telah memberitakan Injil kepada kita, tetapi pay it forward dengan melanjutkannya kepada orang lain.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Related post
Kapan Tuhan Tidak Menjawab Doa? Inilah 3 Alasan Paling Umum Yang Perlu Anda Tahu!

togarsianturi

30 Jan 2026

Banyak orang percaya bergumul dengan pertanyaan yang sangat menyakitkan: “Mengapa Tuhan tidak menjawab doa saya?” Kita sudah berdoa dengan sungguh-sungguh, berpuasa, bahkan mungkin menangis di hadapan-Nya, namun jawaban yang dinanti tak kunjung tiba. Rasa kecewa, ragu, bahkan marah bisa menyelinap masuk dan mengikis iman kita. Apakah Tuhan tidak mendengar? Apakah Ia tidak peduli? Atau adakah …

Lelah & Ingin Menyerah? Simak Pesan Tuhan untuk Pulihkan Anda

togarsianturi

29 Jan 2026

Ada momen dalam hidup di mana kata-kata “aku tidak sanggup lagi” bukan sekadar keluhan, melainkan jeritan jujur dari jiwa yang sudah melampaui batas kekuatannya. Kelelahan batin sering kali mendistorsi cara kita melihat diri sendiri, masa depan, dan bahkan cara kita memandang kasih Tuhan. Kita merasa kosong, hampa, dan kehilangan identitas, persis seperti yang dialami oleh …

Baca Alkitab Tapi Gak Ngerti? Ini Rahasia Cara Belajarnya

togarsianturi

28 Jan 2026

Banyak orang Kristen menyimpan rahasia kecil di dalam hati mereka: mereka sering membuka Alkitab dengan harapan besar, namun menutupnya kembali dengan rasa bingung dan kecewa. Masalahnya bukan karena Anda kurang pintar atau kurang rohani, melainkan karena kebanyakan dari kita tidak pernah diajarkan “cetak biru” cara mempelajarinya dengan benar. Alkitab bukanlah buku yang sekadar untuk dibaca …

Stop Mengeluh! Ini Cara Alkitabiah Ubah Nasib 90 Hari

togarsianturi

27 Jan 2026

Banyak orang Kristen berdoa meminta perubahan hidup tetapi tetap melakukan rutinitas yang sama setiap harinya tanpa ada kemajuan. Kita sering kali menunggu “tongkat ajaib” Tuhan bekerja sementara kita sendiri terjebak dalam keluhan dan keputusasaan yang melelahkan. Padahal, Tuhan sering kali bekerja melalui ketaatan kita untuk mengambil langkah-langkah kecil yang konsisten di dalam iman. Mari kita …

3 Rahasia Tetap Konsisten Saat Teduh di Tengah Kesibukan

togarsianturi

26 Jan 2026

Banyak pria Kristen mengawali minggu dengan semangat membara untuk lebih dekat dengan Tuhan, namun sering kali layu di tengah jalan karena kesibukan. Rasa bersalah muncul saat kita melewatkan satu hari, dan akhirnya kita menyerah sama sekali karena merasa tidak akan pernah bisa konsisten. Masalah utamanya bukanlah kurangnya kasih kita kepada Tuhan, melainkan kurangnya sistem yang …

Cek Imanmu! 4 Tanda Anda Sudah Dewasa Secara Rohani

togarsianturi

25 Jan 2026

  Kita semua memulai perjalanan iman sebagai bayi rohani yang hanya fokus pada kebutuhan dan kenyamanan diri sendiri. Namun, tujuan Tuhan bagi setiap kita adalah untuk bertumbuh, matang, dan menjadi pribadi yang semakin serupa dengan Kristus. Kedewasaan rohani bukanlah tentang berapa lama Anda sudah menjadi Kristen, melainkan tentang transformasi hati yang menghasilkan buah-buah Roh yang …