Amsal, Togar Sianturi
Home » Bible » Devotionals » Berpikir Lebih Panjang, Bertindak Lebih Cemerlang

Berpikir Lebih Panjang, Bertindak Lebih Cemerlang

togarsianturi 29 Jun 2019 271

Orang-orang yang melakukan kejahatan, umumnya, menyesali perbuatan mereka di kemudian hari. Sekiranya dulu, sebelum bertindak, yang bersangkutan dapat berpikir lebih jauh, ke masa sekarang di mana ia menyesal, maka ia akan dapat memindahkan penyesalannya ke awal sehingga ia tak perlu melakukan kejahatan itu.

Nekat adalah kata sifat yang sering dimiliki orang yang berpikir pendek. Mereka menjadi sangat keras hati, ngotot dan begitu yakin bahwa pikiran mereka sudah paling benar. Tidak ada opsi lain lagi. Nekat bisa karena nafsu seksual, bisa karena dendam, bisa karena keinginan tak terkendali. Termasuk perbuatan orang dalam nats berikut adalah karena nekat.
Tetapi bagaimanakah dengan orang laki-laki yang berzinah? Ia merusak dirinya sendiri! Bodoh sekali dia! 33 Ia akan disiksa dan dicemooh. Namanya akan menjadi cemar untuk selama-lamanya. (Amsal 6:32-33
Apa yang dianggap sebagai kepuasan itu hanya berlangsung dalam hitungan menit, tetapi konsekuensinya ditanggung seumur hidup. Bukan hanya seorang diri ia menanggungnya, tapi juga menghajar orang-orang terdekatnya. Sama sekali tidak sepadan! Dan semua itu adalah akibat pikiran pendek seseorang.
Contohnya orang berzinah, kalau diajukan pertanyaan apa yang akan menjadi konsekuensi jika ia melakukannya maka ia pasti sanggup membeberkannya. Ia tahu akan rasa malu, ia sadar akan hancurnya keluarga yang ia sudah bangun, apa yang akan terjadi pada istri dan anak-anaknya, rusaknya reputasi, bahkan perkara hukum yang siap mendera dia. Tetapi ia tidak memikirkan hal itu, ia hanya memikirkan hasrat besar dalam dirinya.
Sebelum bertindak nekat, benar-benar ambil waktulah untuk menjawab beberapa pertanyaan berikut:

1. Apakah pikiran saya ini sudah benar? Hasrat saya ini mulia dan bermanfaat?

Apapun yang terjadi, perlu diuji apakah yang kita pikirkan itu sudah pasti benar atau mungkin itu hanya hasrat membara saja. Sangat disayangkan, bahwa banyak kesimpulan yang orang ambil adalah berdasarkan asumsi, belum diklarifikasi. Pikirkan lagi, cross cek lagi baik-baik.
Generasi ini bertumbuh dalam masa serba instan, semua mau cepat dan makin sulit untuk bersabar menunggu. Tetapi justru di situ kunci dari keberhasilan mengambil keputusan yang bijak, yakni waktu untuk memikirkannya dan mendapat nasehat.

2. Apa saja akibat yang bisa menimpa saya dan orang-orang yang saya kasihi jika saya nekat dengan keinginan saya?

Ketika dilanda amarah terhadap seseorang, misalnya, pikirkanlah ke mana amarah itu bisa membawa kita, apa yang mungkin kita akan lakukan beberapa langkah ke depan. Jika amarahnya ia biarkan memuncak, ia bisa memukul orang itu, kemungkinannya ia bisa terluka atau terbunuh kalau bukan dia yang membunuh orang itu. Tetapi manapun yang terjadi, tetap menjadi bencana bagi orang itu. Jika ia mati atau ia dipenjara, lalu siapa yang akan mengurus keluarganya?
Ketika kita sudah bisa bayangkan apa yang bakal terjadi di depan, kita bisa melihat untung ruginya di awal sehingga kita dapat menghindari kerugian yang tidak perlu.

3. Apa saja keuntungannya bagi saya apabila saya sanggup mengatasi tekanan keinginan besar ini?

Buat saya pribadi, ini selalu menjadi pertanyaan yang memberikan dorongan semangat. Membayangkan saya akan menjadi pribadi yang seperti apa ketika berhasil melalui masalah-masalah seperti itu. Kita bisa menjadi inspirasi bagi orang lain, membantu orang lain mengatasi hasrat mereka. Membantu mereka menggapai masa depan yang lebih cemerlang.
Bapa, beri kami kesabaran untuk bisa berpikir lebih panjang. Bantu kami membuat keputusan yang cemerlang. Amen.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Related post
Kapan Tuhan Tidak Menjawab Doa? Inilah 3 Alasan Paling Umum Yang Perlu Anda Tahu!

togarsianturi

30 Jan 2026

Banyak orang percaya bergumul dengan pertanyaan yang sangat menyakitkan: “Mengapa Tuhan tidak menjawab doa saya?” Kita sudah berdoa dengan sungguh-sungguh, berpuasa, bahkan mungkin menangis di hadapan-Nya, namun jawaban yang dinanti tak kunjung tiba. Rasa kecewa, ragu, bahkan marah bisa menyelinap masuk dan mengikis iman kita. Apakah Tuhan tidak mendengar? Apakah Ia tidak peduli? Atau adakah …

Lelah & Ingin Menyerah? Simak Pesan Tuhan untuk Pulihkan Anda

togarsianturi

29 Jan 2026

Ada momen dalam hidup di mana kata-kata “aku tidak sanggup lagi” bukan sekadar keluhan, melainkan jeritan jujur dari jiwa yang sudah melampaui batas kekuatannya. Kelelahan batin sering kali mendistorsi cara kita melihat diri sendiri, masa depan, dan bahkan cara kita memandang kasih Tuhan. Kita merasa kosong, hampa, dan kehilangan identitas, persis seperti yang dialami oleh …

Baca Alkitab Tapi Gak Ngerti? Ini Rahasia Cara Belajarnya

togarsianturi

28 Jan 2026

Banyak orang Kristen menyimpan rahasia kecil di dalam hati mereka: mereka sering membuka Alkitab dengan harapan besar, namun menutupnya kembali dengan rasa bingung dan kecewa. Masalahnya bukan karena Anda kurang pintar atau kurang rohani, melainkan karena kebanyakan dari kita tidak pernah diajarkan “cetak biru” cara mempelajarinya dengan benar. Alkitab bukanlah buku yang sekadar untuk dibaca …

Stop Mengeluh! Ini Cara Alkitabiah Ubah Nasib 90 Hari

togarsianturi

27 Jan 2026

Banyak orang Kristen berdoa meminta perubahan hidup tetapi tetap melakukan rutinitas yang sama setiap harinya tanpa ada kemajuan. Kita sering kali menunggu “tongkat ajaib” Tuhan bekerja sementara kita sendiri terjebak dalam keluhan dan keputusasaan yang melelahkan. Padahal, Tuhan sering kali bekerja melalui ketaatan kita untuk mengambil langkah-langkah kecil yang konsisten di dalam iman. Mari kita …

3 Rahasia Tetap Konsisten Saat Teduh di Tengah Kesibukan

togarsianturi

26 Jan 2026

Banyak pria Kristen mengawali minggu dengan semangat membara untuk lebih dekat dengan Tuhan, namun sering kali layu di tengah jalan karena kesibukan. Rasa bersalah muncul saat kita melewatkan satu hari, dan akhirnya kita menyerah sama sekali karena merasa tidak akan pernah bisa konsisten. Masalah utamanya bukanlah kurangnya kasih kita kepada Tuhan, melainkan kurangnya sistem yang …

Cek Imanmu! 4 Tanda Anda Sudah Dewasa Secara Rohani

togarsianturi

25 Jan 2026

  Kita semua memulai perjalanan iman sebagai bayi rohani yang hanya fokus pada kebutuhan dan kenyamanan diri sendiri. Namun, tujuan Tuhan bagi setiap kita adalah untuk bertumbuh, matang, dan menjadi pribadi yang semakin serupa dengan Kristus. Kedewasaan rohani bukanlah tentang berapa lama Anda sudah menjadi Kristen, melainkan tentang transformasi hati yang menghasilkan buah-buah Roh yang …