Amsal, Togar Sianturi
Home » Bible » Devotionals » Pekerjaan Kita Dalam Kaca Mata Sorga

Pekerjaan Kita Dalam Kaca Mata Sorga

togarsianturi 15 Jul 2019 446
Mengapa penulis Amsal begitu banyak menulis tentang pekerjaan? Lebih lagi, mengapa juga seluruh Alkitab begitu perduli dengan persoalan pekerjaan. Misalnya, Alkitab menyuruh orang yang malas bekerja untuk belajar dari semut. Alkitab juga mengajar agar orang percaya melakukan pekerjaannya seperti ia melakukannya untuk Tuhan. Bahkan Alkitab membuat vonis agar orang yang tidak bekerja jangan (diberi) makan. Sorga sangat mementingkan pekerjaan yang manusia lakukan.
Jika hidup rohani adalah yang terutama dan bahwa semua orang akan kembali pada Allah tanpa membawa apapun yang mereka hasilkan di bumi ini, mengapa perihal pekerjaan mesti ditanggapi begitu serius oleh Alkitab?
Orang yang bermalas-malas dalam pekerjaannya sudah menjadi saudara dari si perusak. (Amsal 18:9)
Ketika Adam, manusia pertama, Allah tempatkan di taman Eden maka hal pertama yang Allah berikan kepada Adam adalah pekerjaan. Adam bertanggungjawab mengelola semua ciptaan Allah, Adam ditugaskan untuk memberi nama kepada binatang-binatang yang Allah ciptakan. Allah menilai manusia dari bagaimana mereka bekerja, bukan hanya dari bagaimana mereka berdoa dan membaca Alkitab.
Orang yang rajin membaca Alkitab tetapi tidak bekerja dengan baik belum benar-benar membaca Alkitabnya. Alkitab pasti mengubah semangat, tanggungjawab, serta etos kerja orang yang membacanya.

1. Dunia kerja menumbuhkan hikmat

Sangat disayangkan jika seorang percaya melakukan pekerjaannya hanya demi uang dan karier. Orang percaya bekerja untuk belajar lebih banyak hikmat. Sudah banyak motivator memberi nasihat agar jangan mengejar jabatan atau uang, tetapi biarkanlah uang dan jabatan yang mengejar. Orang yang pantas, mereka yang memiliki apa yang didambakan jabatan dan uang, akan dikejar oleh jabatan dan uang.
Karena itu, setiap peristiwa dan detail pekerjaan mesti dilihat sebagai kesempatan untuk mendulang hikmat. Jangan hanya berpikir apa untungnya buat saya jika saya mengerjakan hal itu, khususnya ketika keuntungan hanya dinilai dari uang.
Hati orang berpengertian memperoleh pengetahuan, dan telinga orang bijak menuntut pengetahuan. (Amsal 18:15)
Setiap hari, carilah pengertian baru. Lihatlah setiap persoalan, tugas baru, serta berbagai tantangan di dalam pekerjaan sebagai peluang untuk mendapat pengetahuan baru. Orang yang memiliki cara pandang ini akan semangat berkarya dalam pekerjaan.

2. Dunia kerja tempat menumbuhkan karakter

Bentuk karakter seseorang tampak ketika ia berurusan dengan orang-orang lain. Kapal yang hanya berlabuh belum teruji kekuatannya. Badai di lautan yang akan menunjukkan kamampuan kapal tersebut. Bedanya dengan manusia, berhadapan dengan orang lain tidak hanya menyatakan tingkat karakter seseorang, tetapi sekaligus juga dapat membentuk karakter itu.
Buang kebiasaan tidak bertanggungjawab yang cenderung menyalahkan orang lain dan keadaan. Sikap itu tidak akan membawa pertumbuhan. Alasan-alasan adalah benteng penghalang meningkatkan kapasitas karakter. Terimalah kesalahan, akuilah bagian kita, kemudian temukanlah bagaimana karakter kita bisa menjadi lebih baik melalui semua itu.

3. Dunia kerja adalah ladang rohani kita

Manusia menghabiskan setidaknya 8 jam sehari di tempat kerja. Total waktu itu dalam seminggu adalah jumlah waktu yang terbanyak dibandingkan waktu untuk beribadah, atau bahkan waktu bersama keluarga. Sebab dari 24 jam sehari, waktu masih dipakai sekitar 8 jam untuk beristirahat. Jadi 8 jam sisanya yang diperebutkan oleh hobby, saat teduh, pelayanan, keluarga, belajar, teman, dan berbagai aktifitas lainnya.
Allah bukan tanpa maksud memberikan pekerjaan itu. Allah mematoknya sebagai lahan rohani untuk kita olah dan menangkan bagiNya. Jadilah pengaruh di dunia pekerjaan, buatlah budaya (culture) Kerajaan Allah terjadi di pekerjaan kita. Jadi jangan pisahkan dunia kerja kita dari dunia rohani kita, semuanya adalah satu.
Bapa, terimakasih untuk pekerjaan kami, kiranya Engkau memerintah di dunia kerja kami seperti Engkau memerintah di Sorga. Amen.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Related post
Kapan Tuhan Tidak Menjawab Doa? Inilah 3 Alasan Paling Umum Yang Perlu Anda Tahu!

togarsianturi

30 Jan 2026

Banyak orang percaya bergumul dengan pertanyaan yang sangat menyakitkan: “Mengapa Tuhan tidak menjawab doa saya?” Kita sudah berdoa dengan sungguh-sungguh, berpuasa, bahkan mungkin menangis di hadapan-Nya, namun jawaban yang dinanti tak kunjung tiba. Rasa kecewa, ragu, bahkan marah bisa menyelinap masuk dan mengikis iman kita. Apakah Tuhan tidak mendengar? Apakah Ia tidak peduli? Atau adakah …

Lelah & Ingin Menyerah? Simak Pesan Tuhan untuk Pulihkan Anda

togarsianturi

29 Jan 2026

Ada momen dalam hidup di mana kata-kata “aku tidak sanggup lagi” bukan sekadar keluhan, melainkan jeritan jujur dari jiwa yang sudah melampaui batas kekuatannya. Kelelahan batin sering kali mendistorsi cara kita melihat diri sendiri, masa depan, dan bahkan cara kita memandang kasih Tuhan. Kita merasa kosong, hampa, dan kehilangan identitas, persis seperti yang dialami oleh …

Baca Alkitab Tapi Gak Ngerti? Ini Rahasia Cara Belajarnya

togarsianturi

28 Jan 2026

Banyak orang Kristen menyimpan rahasia kecil di dalam hati mereka: mereka sering membuka Alkitab dengan harapan besar, namun menutupnya kembali dengan rasa bingung dan kecewa. Masalahnya bukan karena Anda kurang pintar atau kurang rohani, melainkan karena kebanyakan dari kita tidak pernah diajarkan “cetak biru” cara mempelajarinya dengan benar. Alkitab bukanlah buku yang sekadar untuk dibaca …

Stop Mengeluh! Ini Cara Alkitabiah Ubah Nasib 90 Hari

togarsianturi

27 Jan 2026

Banyak orang Kristen berdoa meminta perubahan hidup tetapi tetap melakukan rutinitas yang sama setiap harinya tanpa ada kemajuan. Kita sering kali menunggu “tongkat ajaib” Tuhan bekerja sementara kita sendiri terjebak dalam keluhan dan keputusasaan yang melelahkan. Padahal, Tuhan sering kali bekerja melalui ketaatan kita untuk mengambil langkah-langkah kecil yang konsisten di dalam iman. Mari kita …

3 Rahasia Tetap Konsisten Saat Teduh di Tengah Kesibukan

togarsianturi

26 Jan 2026

Banyak pria Kristen mengawali minggu dengan semangat membara untuk lebih dekat dengan Tuhan, namun sering kali layu di tengah jalan karena kesibukan. Rasa bersalah muncul saat kita melewatkan satu hari, dan akhirnya kita menyerah sama sekali karena merasa tidak akan pernah bisa konsisten. Masalah utamanya bukanlah kurangnya kasih kita kepada Tuhan, melainkan kurangnya sistem yang …

Cek Imanmu! 4 Tanda Anda Sudah Dewasa Secara Rohani

togarsianturi

25 Jan 2026

  Kita semua memulai perjalanan iman sebagai bayi rohani yang hanya fokus pada kebutuhan dan kenyamanan diri sendiri. Namun, tujuan Tuhan bagi setiap kita adalah untuk bertumbuh, matang, dan menjadi pribadi yang semakin serupa dengan Kristus. Kedewasaan rohani bukanlah tentang berapa lama Anda sudah menjadi Kristen, melainkan tentang transformasi hati yang menghasilkan buah-buah Roh yang …