Amsal, Togar Sianturi
Home » Bible » Devotionals » Agar Tidak Diserbu Kemiskinan

Agar Tidak Diserbu Kemiskinan

togarsianturi 28 Jun 2019 422

Entah bermula dari mana, tetapi di sana-sini dalam kekristenan ada yang merohanikan kemiskinan. Maksudnya ada orang-orang atau aliran tertentu yang menganggap bahwa harta itu sangat jahat dan duniawi sehingga orang yang rohani itu pasti hidupnya miskin. Sebagian lagi memperhadapkan pilihan untuk miskin di dunia ini atau kaya di sorga, seolah orang kaya tidak bisa masuk sorga.

Kelompok-kelompok dengan pemahaman seperti itu mengutip ayat-ayat tertentu keluar konteks, kemudian mengajukan kasus-kasus orang kaya yang hidup sangat jauh dari Allah. Mereka menjadi semakin negatif terhadap kekayaan karena dipicu oleh aliran teologi kemakmuran. Teologi kemakmuran dan teologi kemiskinan adalah dua sisi ekstrem dalam sikap terhadap harta dan kekayaan.
Mencintai uang adalah satu-satunya hal yang ditentang sorga. Dan mencintai uang itu bukan hanya dosa orang kaya, banyak orang miskin yang juga memiliki dosa itu. Alkitab tak pernah mengasosiasikan kemiskinan dengan kedewasaan kerohanian, bahkan nats berikut justru menghubungkannya dengan kemalasan.
Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu? 10 “Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring” — 11 maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata. (Amsal 6:9-11)
Ternyata kemiskinan itu adalah spirit yang sangat terlatih dan ambisius. Kemiskinan layaknya seorang pencuri atau perampok bersenjata yang datang di waktu pemilik rumah tertidur. Jadi orang yang kerjanya tidur dan tidur saja menjadi target dari kemiskinan.
Semua orang membutuhkan tidur, tetapi orang yang rajin tidur ketika ia seharusnya bekerja akan kehilangan segala rejeki yang tadinya diperuntukkan baginya. Kemiskinan adalah hasil dari kemalasan. Banyak cara yang membawa orang kepada keberhasilan, tetapi kemalasan adalah cara pasti untuk merampas semua peluang keberhasilan itu.

1. Kemiskinan itu aktif, tidak pasif

Pencuri dan perampok tidak bisa hanya pasif menanti, tetapi mereka aktif melakukan aktifitas mereka. Demikian jugalah cara kerja kemiskinan. Kemiskinan tidak hanya menanti orang masuk ke perangkapnya, tetapi kemiskinan aktif mencari orang-orang malas yang akan ia miskinkan. Maka manusia sudah pasif maka kemiskinan pasti mencapai orang itu.
Bagi yang tidak ingin menjadi korban kemiskinan, pastikanlah diri tetap aktif, rajin, kreatif, rendah hati mencari masukan-masukan. Dengan pertolongan Allah, orang-orang dengan kualitas itu akan jauh dari hidup berkekurangan.

2. Kemalasan membuat manusia tidak produktif

Produktif berarti orang-orang yang terus memproduksi atau menghasilkan sesuatu. Allah menciptakan manusia untuk berkuasa. Sedari awal Allah sudah memberikan otoritas itu kepada manusia. Jadi sifat produktif adalah alamiahnya manusia. Namun tidak sedikit manusia yang kehilangan produktifitasnya seiring bertambah usianya.
Dalam nats sebelumnya, penulis Amsal menyuruh para pemalas belajar dari semut. Semut bekerja keras, produktif. Semut memersiapkan bekal mereka untuk musim berikutnya. Manusia yang diciptakan sebagai puncak dari ciptaan Allah harus belajar dari ciptaan yang lebih kecil dan lebih rendah. Hal itu terjadi karena kemalasan. Musnahkan kemalasan, sambut produktifitas. Produksi sesuatu hari ini!

3. Setelah berhasil memproduksi, langkah selanjutnya adalah melipatgandakan

Tidak benar juga orang yang mengklaim bahwa kemiskinan itu adalah dosa. Itu sama anehnya dengan orang yang merohanikan kemiskinan. Apapun yang orang percaya produksi, tidak untuk dinikmati sendiri, tetapi untuk dibagikan kepada orang lain. Lalu bagaimanakah seseorang bisa berbagi jika ia tidak punya apa-apa?
Menghasilkan adalah satu hal, dan melipatgandakan adalah hal yang lain lagi. Ini pun merupakan perintah Allah kepada manusia, mulai dari Adam dan Hawa. Apa yang sudah berhasil diproduksi meski pikirkan bagaimana cara melipatgandakannya. Prinsip-prinsip ini benar tidak hanya untuk perihal harta, tetapi untuk semua hal yang Allah perintahkan kepada manusia.
Bapa, bantu kami untuk bisa aktif, produktif dan berlipat ganda terus bagi kemuliaanMu. Amen.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Related post
Kapan Tuhan Tidak Menjawab Doa? Inilah 3 Alasan Paling Umum Yang Perlu Anda Tahu!

togarsianturi

30 Jan 2026

Banyak orang percaya bergumul dengan pertanyaan yang sangat menyakitkan: “Mengapa Tuhan tidak menjawab doa saya?” Kita sudah berdoa dengan sungguh-sungguh, berpuasa, bahkan mungkin menangis di hadapan-Nya, namun jawaban yang dinanti tak kunjung tiba. Rasa kecewa, ragu, bahkan marah bisa menyelinap masuk dan mengikis iman kita. Apakah Tuhan tidak mendengar? Apakah Ia tidak peduli? Atau adakah …

Lelah & Ingin Menyerah? Simak Pesan Tuhan untuk Pulihkan Anda

togarsianturi

29 Jan 2026

Ada momen dalam hidup di mana kata-kata “aku tidak sanggup lagi” bukan sekadar keluhan, melainkan jeritan jujur dari jiwa yang sudah melampaui batas kekuatannya. Kelelahan batin sering kali mendistorsi cara kita melihat diri sendiri, masa depan, dan bahkan cara kita memandang kasih Tuhan. Kita merasa kosong, hampa, dan kehilangan identitas, persis seperti yang dialami oleh …

Baca Alkitab Tapi Gak Ngerti? Ini Rahasia Cara Belajarnya

togarsianturi

28 Jan 2026

Banyak orang Kristen menyimpan rahasia kecil di dalam hati mereka: mereka sering membuka Alkitab dengan harapan besar, namun menutupnya kembali dengan rasa bingung dan kecewa. Masalahnya bukan karena Anda kurang pintar atau kurang rohani, melainkan karena kebanyakan dari kita tidak pernah diajarkan “cetak biru” cara mempelajarinya dengan benar. Alkitab bukanlah buku yang sekadar untuk dibaca …

Stop Mengeluh! Ini Cara Alkitabiah Ubah Nasib 90 Hari

togarsianturi

27 Jan 2026

Banyak orang Kristen berdoa meminta perubahan hidup tetapi tetap melakukan rutinitas yang sama setiap harinya tanpa ada kemajuan. Kita sering kali menunggu “tongkat ajaib” Tuhan bekerja sementara kita sendiri terjebak dalam keluhan dan keputusasaan yang melelahkan. Padahal, Tuhan sering kali bekerja melalui ketaatan kita untuk mengambil langkah-langkah kecil yang konsisten di dalam iman. Mari kita …

3 Rahasia Tetap Konsisten Saat Teduh di Tengah Kesibukan

togarsianturi

26 Jan 2026

Banyak pria Kristen mengawali minggu dengan semangat membara untuk lebih dekat dengan Tuhan, namun sering kali layu di tengah jalan karena kesibukan. Rasa bersalah muncul saat kita melewatkan satu hari, dan akhirnya kita menyerah sama sekali karena merasa tidak akan pernah bisa konsisten. Masalah utamanya bukanlah kurangnya kasih kita kepada Tuhan, melainkan kurangnya sistem yang …

Cek Imanmu! 4 Tanda Anda Sudah Dewasa Secara Rohani

togarsianturi

25 Jan 2026

  Kita semua memulai perjalanan iman sebagai bayi rohani yang hanya fokus pada kebutuhan dan kenyamanan diri sendiri. Namun, tujuan Tuhan bagi setiap kita adalah untuk bertumbuh, matang, dan menjadi pribadi yang semakin serupa dengan Kristus. Kedewasaan rohani bukanlah tentang berapa lama Anda sudah menjadi Kristen, melainkan tentang transformasi hati yang menghasilkan buah-buah Roh yang …