togarsianturi
24 Apr 2017
Bacaan: Ratapan 5 Pembaharuan, dalam kekristenan, tidak terjadi hanya sekali seumur hidup, melainkan terus menerus dari hari ke hari. Pada kenyataannya, kita tidak pernah mencapai kesempurnaan dalam hidup ini (maafkan saya teman-temanku sesama perfeksionistik, tetapi itu benar!). Ini menegaskan bahwa tidak ada seorang pun di antara kita yang boleh berhenti belajar dan berubah. Kita semua …
togarsianturi
23 Apr 2017
Bacaan: Ratapan 5 Kebanyakan orang beragama tidak benar-benar ber-Tuhan. Maksud saya, mereka tidak mengerti arti menyebutNya Tuhan, mereka tidak benar-benar menjadikanNya Tuhan atas hidup mereka. Mereka mungkin hidup taat mengerjakan sejumlah daftar kewajiban dan kegiatan tetapi mereka tidak mengikut Tuhan mereka. Itulah yang persis terjadi dengan orang Yehuda di zaman Yeremia, dan juga nyata terjadi …
togarsianturi
22 Apr 2017
Bacaan: Ratapan 5 Satu-satunya gaya penulisan yang tidak akrostik (berdasarkan urutan abjad) dalam Ratapan hanya pasal ini. Meski demikian, tetap saja terdiri dari 22 ayat sesuai jumlah abjad Ibrani. Pasal penutup ini menggunakan kata ganti “kami”. Yeremia tidak lagi meratap sebagai pribadi atau sebagai pihak kedua, ia menangis atas nama bangsa itu. Ingatlah, ya TUHAN, …
togarsianturi
21 Apr 2017
Bacaan: Ratapan 4 Kita sangat mengagumi kasih seorang ibu. Bahkan ada beberapa lagu yang mengelu-elukannya. Contohnya: “Kasih Ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa, hanya memberi tak harap kembali, bagai sang surya menyinari dunia.” Bila buah hatinya sakit, kerap sang ibu memelas, “Oh, sekiranya saya saja yang sakit menggantikan anak saya ini.” Tetapi bagaimana jika …
togarsianturi
20 Apr 2017
Bacaan: Ratapan 2 Penulis Amsal yang bijaksana itu, Salomo, menyatakan, “Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat.” Wahyu yang dimaksudkan adalah penyataan dari Allah. Bagi raja sekaliber Salomo, hukum Allah adalah target, arah, motivasi, penegak disiplin bagi rakyat, ia tidak tampak mengandalkan kekuatan militer dan persenjataannya. Maka kita mengerti mengapa dikatakan bahwa rakyat akan …
togarsianturi
20 Apr 2017
Bacaan: Ratapan 4 Bagaimana mungkin kita setuju bahwa dosa orang-orang yang masih beribadah dan membawa kurban persembahan lebih buruk daripada Sodom dan Gomora? Hal itu tidak masuk akal bagi kita sebab kita memandang dari kacamata manusia. Barangkali inilah mengapa Tuhan Yesus sangat membenci yang “suam-suam kuku” melebihi kebenciannya terhadap yang “dingin” (bd. Wahyu 3:15). …
31 Oct 2018 1.755 views
Kita memiliki empat Injil dalam Perjanjian Baru, Allah dengan sengaja memasukkannya ke dalam Kitab kanonik kita, yakni: 1. Matius 2. Markus 3. Lukas 4. Yohanes Injil Sinoptik Tiga dari empat Injil itu disebut sinoptik: Matius, Markus, Lukas. Sinoptik berasal dari dua kata, sin = sama, optic = cara pandang. Artinya ketiga Injil ini melihat …
29 Mar 2019 1.594 views
Inilah damai sejahtera yang sejati itu, yakni bahwa sang Raja Damai datang mendamaikan manusia berdosa, yang dulu adalah seteru Allah sehingga kini menjadi sekutu. Jadi damai sejahtera terutama kaitannya bukan dengan suasana atau perasaan, melainkan dengan penebusan dan pemulihan hubungan (rekonsiliasi). Dengan dosa, kita memberontak dan memusuhi Allah, kita hidup jauh dariNya. Maka satu-satunya …
19 Oct 2018 1.507 views
Tidak akan ada damai di antara negara, jika tidak ada damai di negara, tidak ada damai dalam negara jika tidak ada damai dalam orang-orangnya, tidak ada damai dalam orang-orang jika orang-orang tidak menyerahkan hidupnya ke tangan si Raja Damai. Benar sekali apa yang Heyden Robinson, penulis buku Salt And Light, ungkapkan dalam kutipan di atas. …
24 Jul 2019 1.395 views
Seorang teman yang berdagang di pasar pernah berkata begini kepada saya, “Saya mana bisa untung kalau jujur-jujur!” Benar-benar kalimat yang membuat saya tercenung. Sebegitu kelam-kah sistem perdagangan sehingga cara untuk sukses adalah dengan berbuat dosa? Tidakkah kita bisa saling menguntungkan dengan cara yang jujur? Begitu juga pembeli berbuat munafik ketika menawar barang, ia menekan …
17 Jul 2019 1.327 views
Menurut tradisi rabinik Yahudi (Babylonian Talmud) Amos, ayah Yesaya, adalah anak dari raja Yoas dan saudara dari raja Amazia. Sedangkan dalam Alkitab jelas raja Uzia adalah anak Amazia dan cucu dari raja Yoas. Jika benar demikian maka Yesaya adalah sepupu raja Uzia, hal ini menjelaskan mengapa Yesaya bebas berada di istana raja dan sangat fasih …
27 Jun 2019 1.277 views
Amsal banyak membantu orang percaya mengerti sifat alami dari godaan dan tipu muslihat dosa. Termasuk bagaimana sang Penulis mempersonifikasikan godaan dunia ini sebagai seorang perempuan jalang. Karena bibir perempuan jalang menitikkan tetesan madu dan langit-langit mulutnya lebih licin dari pada minyak, 4 tetapi kemudian ia pahit seperti empedu, dan tajam seperti pedang bermata dua. …
28 Nov 2020 1.195 views
Usai pembicaraan poin sebelumnya dengan oppung, saya memastikan lagi apakah oppung dapat memahami pembicaraan kami atau ada yang hendak ditanyakan. Oppung menceritakan perasaan sukacitanya dengan pemahaman itu dan tidak ada pertanyaan. Lalu saya bertanya siapakah Yesus itu dalam iman oppung sekarang. Oppung yakin bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat baginya. Karena itu saya tuntun …