Amsal, Togar Sianturi
Home » Bible » Devotionals » Diam Itu (Masih) Emas

Diam Itu (Masih) Emas

togarsianturi 13 Jul 2019 669

Peribahasa “Diam itu emas” dulu sangat terkenal dan sering dipergunakan. Tetapi rasanya di masa kini jarang dipakai, padahal masih sangat relevan bagi banyak orang di zaman ini. Peribahasa ini tidak bermaksud untuk semua orang menjadi pendiam, tetapi di dalam diam dan menyimak, berpikir dan menimbang terdapat emas yang sangat berharga.

Tulisan dari orang bijak berikut adalah gaya bahasa sindiran terhadap orang-orang yang tak bisa diam. Mereka itu terus mengoceh, merasa paling tahu, serta ingin tampak cerdas. Sayangnya, orang yang melihat justru tidak bisa respek sebab orang-orang itu semakin kelihatan kebodohannya. Seandainya mereka bisa diam!

Juga orang bodoh akan disangka bijak kalau ia berdiam diri dan disangka berpengertian kalau ia mengatupkan bibirnya. (Amsal 17:28)

Jika ungkapan ini ditangkap oleh para pembual maka ia akan semakin berpengertian. Tetapi biasanya pembual justru akan menambah kalimat di atas ke dalam daftar bualan mereka, dan bukannya menangkap ujaran itu bagi diri mereka sendiri.

Berbahagialah orang yang rendah hati, mereka yang dapat berdiam diri dengan hati yang aman. Mereka tidak tergila-gila akan pujian dan pengakuan orang lain. Bagi mereka, diam itu masih tetap emas.

1. Orang bijak bukan dilihat dari seberapa ia mendominasi pembicaraan, tetapi seberapa tepat perkataannya

Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak. (Amsal 25:11)

Betapa indah dan berharga perkataan yang tepat waktu itu. Ini mengapa orang bijak tidak perlu berbicara banyak-banyak, apalagi terjerumus ke dalam perdebatan. Setiap perkataan mesti mengandung tujuan, dan ketetapan kata-kata pada orang yang tepat serta pada waktu yang tepat akan sangat efektif mengubahkan dan memberkati.

Orang yang selalu berusaha mendominasi segala sesuatu sudah memamerkan kebodohannya.

2. Jangan memberikan pengetahuan kepada orang yang tak menghargainya

Tuhan Yesus berfirman agar jangan memberikan mutiara kepada babi sebab babi akan menginjak-injaknya lalu menyerang orang yang memberikan itu. Karena itu ketenangan sangat dibutuhkan. Belajar menahan perkataan, tak perlu buru-buru memberi jawab.

Orang yang berpengetahuan menahan perkataannya, orang yang berpengertian berkepala dingin. (Amsal 17:27)

Stay cool! Mudah terpancing adalah ciri orang tak berpengalaman, tetapi orang bijak sabar menanti. Bila lawan bicara kita patut menerima hikmat itu, curahkanlah, namun jangan beri kepada para pencemooh dan pembual.

3. Diam bukan sembarangan diam yang menjadi emas

Diam yang berharga adalah diam yang mengamati untuk memahami, mendengar untuk turut merasakan, diam yang memikirkan lebih dalam sambil membuat asosiasi demi asosiasi dalam pikiran. Jadi bukan diam karena tak mau berpikir atau karena tidak tahu dan tidak mau tahu, diam seperti itu bukanlah emas.

Jangan jadi pendiam, tapi diam secara sengaja (intentionally). Diamlah untuk menyerap lebih banyak. Diamlah agar lebih memahami. Diamlah agar lebih dapat mendengar Allah. Itulah diam emas.

Bapa, kiranya keamanan bagi jiwa kami hanyalah di dalam Engkau. Sehingga kami dapat berdiam diri dengan tentram pada waktu yang seharusnya. Amen.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Related post
Kapan Tuhan Tidak Menjawab Doa? Inilah 3 Alasan Paling Umum Yang Perlu Anda Tahu!

togarsianturi

30 Jan 2026

Banyak orang percaya bergumul dengan pertanyaan yang sangat menyakitkan: “Mengapa Tuhan tidak menjawab doa saya?” Kita sudah berdoa dengan sungguh-sungguh, berpuasa, bahkan mungkin menangis di hadapan-Nya, namun jawaban yang dinanti tak kunjung tiba. Rasa kecewa, ragu, bahkan marah bisa menyelinap masuk dan mengikis iman kita. Apakah Tuhan tidak mendengar? Apakah Ia tidak peduli? Atau adakah …

Lelah & Ingin Menyerah? Simak Pesan Tuhan untuk Pulihkan Anda

togarsianturi

29 Jan 2026

Ada momen dalam hidup di mana kata-kata “aku tidak sanggup lagi” bukan sekadar keluhan, melainkan jeritan jujur dari jiwa yang sudah melampaui batas kekuatannya. Kelelahan batin sering kali mendistorsi cara kita melihat diri sendiri, masa depan, dan bahkan cara kita memandang kasih Tuhan. Kita merasa kosong, hampa, dan kehilangan identitas, persis seperti yang dialami oleh …

Baca Alkitab Tapi Gak Ngerti? Ini Rahasia Cara Belajarnya

togarsianturi

28 Jan 2026

Banyak orang Kristen menyimpan rahasia kecil di dalam hati mereka: mereka sering membuka Alkitab dengan harapan besar, namun menutupnya kembali dengan rasa bingung dan kecewa. Masalahnya bukan karena Anda kurang pintar atau kurang rohani, melainkan karena kebanyakan dari kita tidak pernah diajarkan “cetak biru” cara mempelajarinya dengan benar. Alkitab bukanlah buku yang sekadar untuk dibaca …

Stop Mengeluh! Ini Cara Alkitabiah Ubah Nasib 90 Hari

togarsianturi

27 Jan 2026

Banyak orang Kristen berdoa meminta perubahan hidup tetapi tetap melakukan rutinitas yang sama setiap harinya tanpa ada kemajuan. Kita sering kali menunggu “tongkat ajaib” Tuhan bekerja sementara kita sendiri terjebak dalam keluhan dan keputusasaan yang melelahkan. Padahal, Tuhan sering kali bekerja melalui ketaatan kita untuk mengambil langkah-langkah kecil yang konsisten di dalam iman. Mari kita …

3 Rahasia Tetap Konsisten Saat Teduh di Tengah Kesibukan

togarsianturi

26 Jan 2026

Banyak pria Kristen mengawali minggu dengan semangat membara untuk lebih dekat dengan Tuhan, namun sering kali layu di tengah jalan karena kesibukan. Rasa bersalah muncul saat kita melewatkan satu hari, dan akhirnya kita menyerah sama sekali karena merasa tidak akan pernah bisa konsisten. Masalah utamanya bukanlah kurangnya kasih kita kepada Tuhan, melainkan kurangnya sistem yang …

Cek Imanmu! 4 Tanda Anda Sudah Dewasa Secara Rohani

togarsianturi

25 Jan 2026

  Kita semua memulai perjalanan iman sebagai bayi rohani yang hanya fokus pada kebutuhan dan kenyamanan diri sendiri. Namun, tujuan Tuhan bagi setiap kita adalah untuk bertumbuh, matang, dan menjadi pribadi yang semakin serupa dengan Kristus. Kedewasaan rohani bukanlah tentang berapa lama Anda sudah menjadi Kristen, melainkan tentang transformasi hati yang menghasilkan buah-buah Roh yang …