Amsal, Togar Sianturi
Home » Bible » Devotionals » Firman Masih di Loh Batu Atau Sudah di Loh Hati?

Firman Masih di Loh Batu Atau Sudah di Loh Hati?

togarsianturi 30 Jun 2019 660

Musa menerima firman Allah di dua loh batu dari Allah ketika ia berada di puncak gunung Sinai. Sekarang ini, firman Allah didapat di buku yang bernama Alkitab serta di berbagai aplikasi di smartphone atau di komputer. Tetapi selama firman itu masih di buku atau aplikasi, firman itu masih berada di luar manusia.

Berpeganglah pada perintahku, dan engkau akan hidup; simpanlah ajaranku seperti biji matamu. 3 Tambatkanlah semuanya itu pada jarimu, dan tulislah itu pada loh hatimu. (Amsal 7:2-3)
Menuliskan firman Allah di loh hati manusia hanya dapat dilakukan manusia itu sendiri. Dan firman itu hanya akan efektif ketika manusia menulis ulang firman secara sukarela ke dalam hati mereka. Firman itu akhirnya berada dalam diri sang manusia. Firman itu menyatu dengan dirinya.

1. Menyukai, membaca, merenungkan, menghafal, dan melakukan adalah cara menuliskan firman di loh hati

Menulis firman di atas kertas atau di loh batu itu memang konkrit dan terukur. Hal itu juga lebih mudah dibandingkan menulis dalam hati. Tidak ada alat tulis atau mesin cetak berbentuk fisik untuk menuliskan firman itu di hati.
Berikut adalah beberapa cara menuliskan firman ke hati kita. Cintailah firman itu, jika bukan karena menyukai maka sukar untuk firman itu terukir di hati. Tidak cukup hanya mencintai, tapi mesti komit membaca, renungkan siang dan malam, simpan dalam hati atau hafal. Cara terbaik berikutnya adalah dengan mengerjakan firman itu.

2. Bila firman sudah ditulis dalam loh hati barulah dapat dilakukan segenap hati

Tidak ada yang dapat melakukan sesuatu dengan segenap hati jika hal itu tidak berasal dari hatinya sendiri. Namanya juga segenap hati, berarti seratus persen keberadaan hati terisi dan dipakai.
Hanya manusia yang digerakkan hati yang dapat menikmati hidup dan dapat melakukan apa yang diperlukan. Orang yang tidak bekerja dengan hati hanya akan melakukan daftar tugas, mereka tidak bisa melakukan apa yang dibutuhkan, tidak pernah menjadi seorang yang ekselens.

3. Firman di loh hati adalah bukti kedewasaan orang percaya

Orang yang melakukan firman karena perintah orang lain, takut pada pemimpin, diawasi seseorang, adalah seorang anak-anak rohani. Orang itu belum memiliki keyakinan sendiri, ia tidak akan mampu mempertahankan hidup rohani bila ia hanya sendirian.

Tingkat kedewasaan kita dapat diukur dari seberapa banyak firman tertulis dalam hati kita, sungguhkah kita melakukan firman dengan hati?
Bapa, bantu kami memenuhi hati dengan firmanMu, kiranya kami selalu mengerjakan firmanMu dari hati kami. Amen

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Related post
Kapan Tuhan Tidak Menjawab Doa? Inilah 3 Alasan Paling Umum Yang Perlu Anda Tahu!

togarsianturi

30 Jan 2026

Banyak orang percaya bergumul dengan pertanyaan yang sangat menyakitkan: “Mengapa Tuhan tidak menjawab doa saya?” Kita sudah berdoa dengan sungguh-sungguh, berpuasa, bahkan mungkin menangis di hadapan-Nya, namun jawaban yang dinanti tak kunjung tiba. Rasa kecewa, ragu, bahkan marah bisa menyelinap masuk dan mengikis iman kita. Apakah Tuhan tidak mendengar? Apakah Ia tidak peduli? Atau adakah …

Lelah & Ingin Menyerah? Simak Pesan Tuhan untuk Pulihkan Anda

togarsianturi

29 Jan 2026

Ada momen dalam hidup di mana kata-kata “aku tidak sanggup lagi” bukan sekadar keluhan, melainkan jeritan jujur dari jiwa yang sudah melampaui batas kekuatannya. Kelelahan batin sering kali mendistorsi cara kita melihat diri sendiri, masa depan, dan bahkan cara kita memandang kasih Tuhan. Kita merasa kosong, hampa, dan kehilangan identitas, persis seperti yang dialami oleh …

Baca Alkitab Tapi Gak Ngerti? Ini Rahasia Cara Belajarnya

togarsianturi

28 Jan 2026

Banyak orang Kristen menyimpan rahasia kecil di dalam hati mereka: mereka sering membuka Alkitab dengan harapan besar, namun menutupnya kembali dengan rasa bingung dan kecewa. Masalahnya bukan karena Anda kurang pintar atau kurang rohani, melainkan karena kebanyakan dari kita tidak pernah diajarkan “cetak biru” cara mempelajarinya dengan benar. Alkitab bukanlah buku yang sekadar untuk dibaca …

Stop Mengeluh! Ini Cara Alkitabiah Ubah Nasib 90 Hari

togarsianturi

27 Jan 2026

Banyak orang Kristen berdoa meminta perubahan hidup tetapi tetap melakukan rutinitas yang sama setiap harinya tanpa ada kemajuan. Kita sering kali menunggu “tongkat ajaib” Tuhan bekerja sementara kita sendiri terjebak dalam keluhan dan keputusasaan yang melelahkan. Padahal, Tuhan sering kali bekerja melalui ketaatan kita untuk mengambil langkah-langkah kecil yang konsisten di dalam iman. Mari kita …

3 Rahasia Tetap Konsisten Saat Teduh di Tengah Kesibukan

togarsianturi

26 Jan 2026

Banyak pria Kristen mengawali minggu dengan semangat membara untuk lebih dekat dengan Tuhan, namun sering kali layu di tengah jalan karena kesibukan. Rasa bersalah muncul saat kita melewatkan satu hari, dan akhirnya kita menyerah sama sekali karena merasa tidak akan pernah bisa konsisten. Masalah utamanya bukanlah kurangnya kasih kita kepada Tuhan, melainkan kurangnya sistem yang …

Cek Imanmu! 4 Tanda Anda Sudah Dewasa Secara Rohani

togarsianturi

25 Jan 2026

  Kita semua memulai perjalanan iman sebagai bayi rohani yang hanya fokus pada kebutuhan dan kenyamanan diri sendiri. Namun, tujuan Tuhan bagi setiap kita adalah untuk bertumbuh, matang, dan menjadi pribadi yang semakin serupa dengan Kristus. Kedewasaan rohani bukanlah tentang berapa lama Anda sudah menjadi Kristen, melainkan tentang transformasi hati yang menghasilkan buah-buah Roh yang …