
Melintasi Aral Melintang
Perjalanan kamu bersama Allah tidak pernah bisa terlepas dari tantangan. Dunia ini memusuhi Allah. Alkitab menegaskan bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah. Sanbalat dan Tobia adalah dunia yang memusuh umati Allah. Secara demikian semua sistem dan nilai-nilai dunia ini akan terus berusaha menggilas kebenaran umat Tuhan.
Selain itu, Allah juga tidak akan meniadakan tantangan dari hidup kamu sebab Dia mau memanfaatkannya untuk membentuk karaktermu. Coba bayangkan hidupmu tanpa tantangan. Kalau kamu pernah melihat tanaman yang tersembunyi di sudut rumah yang terlindung dari panas matahari serta terpaan angin, bagaimana bentuknya? Pucat, kurus, dan tidak sehat, bukan? Apakah kamu mau hidupmu seperti itu? Jika tidak, maka kamu mengerti mengapa kamu membutuhkan tantangan.
Ya, Allah kami, dengarlah bagaimana kami dihina. Balikkanlah cercaan mereka menimpa kepala mereka sendiri dan serahkanlah mereka menjadi jarahan di tanah tempat tawanan. Nehemia 4:4
Nehemia membuat doa yang sangat keras sebab musuh-musuhnya itu berlaku jahat, mencoba menghentikan pekerjaan tembok Yerusalem. Tetapi Nehemia tidak mencoba siasat dengan kekuatan manusia untuk menyerang mereka, meski ia adalah orang dekat raja. Nehemia seharusnya bisa menghadapi persoalan itu dengan jalur hukum, tetapi ia lebih memilih menyerahkan kepada Allahnya. Ancaman itu membuat Nehemia semakin bersandar pada Allah.
Kamu tidak perlu mengambil bagian yang merupakan bagian Allah, kasih karunia dan pengampunan adalah dari Allah, begitu juga hal penghukuman. Tugas kamu adalah melakukan apa yang Allah tugaskan untuk kamu lakukan. Allah tidak hanya memberikan kamu perintah, tetapi pasti juga menyediakan perlindungan bagi setiap orang yang setia mengerjakan perintahNya.
NIATNYA MELAKUKAN KEHENDAK ALLAH, TAPI NYATANYA MENGERJAKAN KEINGINAN IBLIS?
Niat dan kenyataan yang tidak sinkron begini tidak jarang terjadi dalam hidup orang percaya. Misalnya menghadapi seseorang yang meremehkan Allah; kalau kamu mencoba menghukum orang lain dengan caramu sendiri, bukankah itu berarti bahwa kamu sedang melakukan keinginan Iblis?
Seberapa sering kamu berpikir kamu sedang bekerja untuk Allah tapi sebenarnya sedang melayani keinginan musuh?
PERCAYAKAN KEPADA ALLAH
Keinginan untuk membalas dapat dinetralisir dengan kerelaan untuk percaya dan berserah kepada Allah. Apabila perbuatan jahat mereka membuat kamu mengasihani diri sendiri (self pity) maka pasti kamu akan berang. Karena itu, jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan agar jangan sampai dirusak oleh iritasi. Hati yang sehat membawa hidup yang sehat. Setiap ancaman datang, ketidakadilan terjadi, maka tampunglah semuanya di dalam pikiran, jangan biarkan mengalir ke dalam hatimu. Pastikan hatimu hanya dipenuhi iman kepada Kristus.
Dalam area apakah kamu masih sulit untuk benar-benar berserah pada Allah?
FOKUSKAN DIRI MENYELESAIKAN PROYEK
Jangan melelahkan diri dengan melakukan bagian penghukuman, lelahkan diri untuk menyelesaikan proyek ilahi bagi kamu. Terbawa perasaan (baper) akan membuat kamu terjebak dan tidak bisa bergerak maju. Padahal Allah merancang untuk hidupmu terus naik dan bertumbuh.
Adakah satu pekerjaan yang kamu perlu perbaiki arah fokusnya hari ini?
Mengambil bagian yang bukan bagian ku adalah cara menyimpang dari jalan Allah
togarsianturi
30 Jan 2026
Banyak orang percaya bergumul dengan pertanyaan yang sangat menyakitkan: “Mengapa Tuhan tidak menjawab doa saya?” Kita sudah berdoa dengan sungguh-sungguh, berpuasa, bahkan mungkin menangis di hadapan-Nya, namun jawaban yang dinanti tak kunjung tiba. Rasa kecewa, ragu, bahkan marah bisa menyelinap masuk dan mengikis iman kita. Apakah Tuhan tidak mendengar? Apakah Ia tidak peduli? Atau adakah …
togarsianturi
29 Jan 2026
Ada momen dalam hidup di mana kata-kata “aku tidak sanggup lagi” bukan sekadar keluhan, melainkan jeritan jujur dari jiwa yang sudah melampaui batas kekuatannya. Kelelahan batin sering kali mendistorsi cara kita melihat diri sendiri, masa depan, dan bahkan cara kita memandang kasih Tuhan. Kita merasa kosong, hampa, dan kehilangan identitas, persis seperti yang dialami oleh …
togarsianturi
28 Jan 2026
Banyak orang Kristen menyimpan rahasia kecil di dalam hati mereka: mereka sering membuka Alkitab dengan harapan besar, namun menutupnya kembali dengan rasa bingung dan kecewa. Masalahnya bukan karena Anda kurang pintar atau kurang rohani, melainkan karena kebanyakan dari kita tidak pernah diajarkan “cetak biru” cara mempelajarinya dengan benar. Alkitab bukanlah buku yang sekadar untuk dibaca …
togarsianturi
27 Jan 2026
Banyak orang Kristen berdoa meminta perubahan hidup tetapi tetap melakukan rutinitas yang sama setiap harinya tanpa ada kemajuan. Kita sering kali menunggu “tongkat ajaib” Tuhan bekerja sementara kita sendiri terjebak dalam keluhan dan keputusasaan yang melelahkan. Padahal, Tuhan sering kali bekerja melalui ketaatan kita untuk mengambil langkah-langkah kecil yang konsisten di dalam iman. Mari kita …
togarsianturi
26 Jan 2026
Banyak pria Kristen mengawali minggu dengan semangat membara untuk lebih dekat dengan Tuhan, namun sering kali layu di tengah jalan karena kesibukan. Rasa bersalah muncul saat kita melewatkan satu hari, dan akhirnya kita menyerah sama sekali karena merasa tidak akan pernah bisa konsisten. Masalah utamanya bukanlah kurangnya kasih kita kepada Tuhan, melainkan kurangnya sistem yang …
togarsianturi
25 Jan 2026
Kita semua memulai perjalanan iman sebagai bayi rohani yang hanya fokus pada kebutuhan dan kenyamanan diri sendiri. Namun, tujuan Tuhan bagi setiap kita adalah untuk bertumbuh, matang, dan menjadi pribadi yang semakin serupa dengan Kristus. Kedewasaan rohani bukanlah tentang berapa lama Anda sudah menjadi Kristen, melainkan tentang transformasi hati yang menghasilkan buah-buah Roh yang …
31 Oct 2018 1.421 views
Kita memiliki empat Injil dalam Perjanjian Baru, Allah dengan sengaja memasukkannya ke dalam Kitab kanonik kita, yakni: 1. Matius 2. Markus 3. Lukas 4. Yohanes Injil Sinoptik Tiga dari empat Injil itu disebut sinoptik: Matius, Markus, Lukas. Sinoptik berasal dari dua kata, sin = sama, optic = cara pandang. Artinya ketiga Injil ini melihat …
29 Mar 2019 1.205 views
Inilah damai sejahtera yang sejati itu, yakni bahwa sang Raja Damai datang mendamaikan manusia berdosa, yang dulu adalah seteru Allah sehingga kini menjadi sekutu. Jadi damai sejahtera terutama kaitannya bukan dengan suasana atau perasaan, melainkan dengan penebusan dan pemulihan hubungan (rekonsiliasi). Dengan dosa, kita memberontak dan memusuhi Allah, kita hidup jauh dariNya. Maka satu-satunya …
19 Oct 2018 1.104 views
Tidak akan ada damai di antara negara, jika tidak ada damai di negara, tidak ada damai dalam negara jika tidak ada damai dalam orang-orangnya, tidak ada damai dalam orang-orang jika orang-orang tidak menyerahkan hidupnya ke tangan si Raja Damai. Benar sekali apa yang Heyden Robinson, penulis buku Salt And Light, ungkapkan dalam kutipan di atas. …
27 Jun 2019 1.010 views
Amsal banyak membantu orang percaya mengerti sifat alami dari godaan dan tipu muslihat dosa. Termasuk bagaimana sang Penulis mempersonifikasikan godaan dunia ini sebagai seorang perempuan jalang. Karena bibir perempuan jalang menitikkan tetesan madu dan langit-langit mulutnya lebih licin dari pada minyak, 4 tetapi kemudian ia pahit seperti empedu, dan tajam seperti pedang bermata dua. …
24 Jul 2019 994 views
Seorang teman yang berdagang di pasar pernah berkata begini kepada saya, “Saya mana bisa untung kalau jujur-jujur!” Benar-benar kalimat yang membuat saya tercenung. Sebegitu kelam-kah sistem perdagangan sehingga cara untuk sukses adalah dengan berbuat dosa? Tidakkah kita bisa saling menguntungkan dengan cara yang jujur? Begitu juga pembeli berbuat munafik ketika menawar barang, ia menekan …
17 Jul 2019 946 views
Menurut tradisi rabinik Yahudi (Babylonian Talmud) Amos, ayah Yesaya, adalah anak dari raja Yoas dan saudara dari raja Amazia. Sedangkan dalam Alkitab jelas raja Uzia adalah anak Amazia dan cucu dari raja Yoas. Jika benar demikian maka Yesaya adalah sepupu raja Uzia, hal ini menjelaskan mengapa Yesaya bebas berada di istana raja dan sangat fasih …
28 Nov 2020 911 views
Usai pembicaraan poin sebelumnya dengan oppung, saya memastikan lagi apakah oppung dapat memahami pembicaraan kami atau ada yang hendak ditanyakan. Oppung menceritakan perasaan sukacitanya dengan pemahaman itu dan tidak ada pertanyaan. Lalu saya bertanya siapakah Yesus itu dalam iman oppung sekarang. Oppung yakin bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat baginya. Karena itu saya tuntun …
Comments are not available at the moment.