Home » Bible » Devotionals » Memiutangi Allah

Memiutangi Allah

togarsianturi 20 Jul 2019 857
Allah tidak pernah berhutang apa-apa sebab justru semua yang ada adalah milikNya, ciptaanNya. Sebab itu semua ciptaan itulah yang berhutang padaNya. Tetapi ternyata ada satu hal yang kita dapat lakukan yang akan memiutangi Allah.
Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu. (Amsal 19:17)
Sebegitu senangnya Allah dengan orang-orang yang berbelas kasihan sehingga firman menyebutnya memiutangi Allah. Belas kasihan adalah karakter Allah, dan Allah kita terpesona apabila Dia menemukan karakter itu dalam diri manusia. Karena itu Allah tidak akan menahan diri untuk memberikan upah pada orang-orang yang menolong orang lemah di sekitarnya.
Dalam nats ini, tidak dipersoalkan apa yang menjadi penyebab kemiskinan orang itu, sebab yang sedang disapa di sini bukan orang miskin atau orang lemah itu. Pihak yang sedang diajak bicara oleh nats kita adalah orang-orang yang berkemampuan dan apa yang mereka lakukan dengan kemampuan mereka itu.

1. Menolong orang lemah menghadirkan keadilan dan damai sejahtera di bumi

Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan. 15 Seperti ada tertulis: “Orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan.” (2 Korintus 8:14-15)
Firman Allah menegaskan bahwa seseorang diberkati lebih dari yang lain bukan supaya ia menjadi lebih dari yang lain saja, tetapi supaya ia dapat memberi kepada yang berkekurangan. Saling mencukupkan sehingga keadilan dan keseimbangan serta damai sejahtera tercipta di bumi.
Pikirkan bagaimana kita bisa dapat berkontribusi menolong orang lemah, berbagi untuk mencukupkan kebutuhan mereka. Apa yang Allah berikan kepada kita bukan hanya milik kita saja, Dia mau kita menggunakannya untuk memuliakannya.

2. Belas kasihan justru lebih berdampak bagi kita, daripada orang lemah yang kita bantu

Tentu saja yang mendapat bantuan akan merasa sangat tertolong, dikasihi, dan bersyukur, tetapi sebenarnya yang lebih mendapat dampak dari karakter belas kasihan adalah orang yang mempraktekkannya.
Banyak pesan yang sedang kita berikan kepada diri kita ketika kita memberi. Pesan tersebut antara lain adalah bahwa ternyata kita punya kemampuan, kita ternyata diberkati Allah, kita adalah pribadi yang memiliki kasih, kita bertanggungjawab, kita berpartisipasi, kita percaya bahwa semua yang ada pada kita adalah milik dan pemberian Allah sehingga kekuatiran tidak mendapat tempat dalam hati kita, dan lain sebagainya.
Bila sudah beberapa waktu kita merasa hidup datar dan agak muram, mungkin hal pertama yang perlu kita periksa adalah kapan terakhir kita memberi dan menolong orang lain. Pemberian itu adalah obat ajaib yang menyembuhkan banyak penyakit.

3. Ada janji sorga untuk orang-orang yang berbelas kasihan terhadap orang lemah

Banyak perbuatan manusia yang dapat menggerakkan sorga. Pertobatan orang jahat, contohnya, akan membuat sorga berpesta. Iman yang luar biasa akan menggerakkan sorga. Tetapi tindakan belas kasihan ini juga merupakan perbuatan yang membuat sorga tergerak. Sorga mencatat pemberian kita dan ready untuk membalasnya kembali.
Meski kita memberi bukan supaya mendapat kembali, melainkan karena kita sudah terlebih dahulu diberi, tetapi sangat menyenangkan untuk mengetahui bahwa sorga membuat janji untuk membalas kebaikan kita terhadap sesama yang lemah. Kiranya ini membuat kita semangat memberi, jauh dari mentalitas menerima, sehingga kita menjadi pribadi yang proaktif dan tidak pasif.
Bapa, terimakasih telah mengajarkan kami tentang belas kasihan. Seperti Engkau telah begitu berbelas kasihan kepada kami, kiranya kami juga akan bertumbuh dalam belas kasihan kami terhadap sesama kami. Amen.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Related post
Kapan Tuhan Tidak Menjawab Doa? Inilah 3 Alasan Paling Umum Yang Perlu Anda Tahu!

togarsianturi

30 Jan 2026

Banyak orang percaya bergumul dengan pertanyaan yang sangat menyakitkan: “Mengapa Tuhan tidak menjawab doa saya?” Kita sudah berdoa dengan sungguh-sungguh, berpuasa, bahkan mungkin menangis di hadapan-Nya, namun jawaban yang dinanti tak kunjung tiba. Rasa kecewa, ragu, bahkan marah bisa menyelinap masuk dan mengikis iman kita. Apakah Tuhan tidak mendengar? Apakah Ia tidak peduli? Atau adakah …

Lelah & Ingin Menyerah? Simak Pesan Tuhan untuk Pulihkan Anda

togarsianturi

29 Jan 2026

Ada momen dalam hidup di mana kata-kata “aku tidak sanggup lagi” bukan sekadar keluhan, melainkan jeritan jujur dari jiwa yang sudah melampaui batas kekuatannya. Kelelahan batin sering kali mendistorsi cara kita melihat diri sendiri, masa depan, dan bahkan cara kita memandang kasih Tuhan. Kita merasa kosong, hampa, dan kehilangan identitas, persis seperti yang dialami oleh …

Baca Alkitab Tapi Gak Ngerti? Ini Rahasia Cara Belajarnya

togarsianturi

28 Jan 2026

Banyak orang Kristen menyimpan rahasia kecil di dalam hati mereka: mereka sering membuka Alkitab dengan harapan besar, namun menutupnya kembali dengan rasa bingung dan kecewa. Masalahnya bukan karena Anda kurang pintar atau kurang rohani, melainkan karena kebanyakan dari kita tidak pernah diajarkan “cetak biru” cara mempelajarinya dengan benar. Alkitab bukanlah buku yang sekadar untuk dibaca …

Stop Mengeluh! Ini Cara Alkitabiah Ubah Nasib 90 Hari

togarsianturi

27 Jan 2026

Banyak orang Kristen berdoa meminta perubahan hidup tetapi tetap melakukan rutinitas yang sama setiap harinya tanpa ada kemajuan. Kita sering kali menunggu “tongkat ajaib” Tuhan bekerja sementara kita sendiri terjebak dalam keluhan dan keputusasaan yang melelahkan. Padahal, Tuhan sering kali bekerja melalui ketaatan kita untuk mengambil langkah-langkah kecil yang konsisten di dalam iman. Mari kita …

3 Rahasia Tetap Konsisten Saat Teduh di Tengah Kesibukan

togarsianturi

26 Jan 2026

Banyak pria Kristen mengawali minggu dengan semangat membara untuk lebih dekat dengan Tuhan, namun sering kali layu di tengah jalan karena kesibukan. Rasa bersalah muncul saat kita melewatkan satu hari, dan akhirnya kita menyerah sama sekali karena merasa tidak akan pernah bisa konsisten. Masalah utamanya bukanlah kurangnya kasih kita kepada Tuhan, melainkan kurangnya sistem yang …

Cek Imanmu! 4 Tanda Anda Sudah Dewasa Secara Rohani

togarsianturi

25 Jan 2026

  Kita semua memulai perjalanan iman sebagai bayi rohani yang hanya fokus pada kebutuhan dan kenyamanan diri sendiri. Namun, tujuan Tuhan bagi setiap kita adalah untuk bertumbuh, matang, dan menjadi pribadi yang semakin serupa dengan Kristus. Kedewasaan rohani bukanlah tentang berapa lama Anda sudah menjadi Kristen, melainkan tentang transformasi hati yang menghasilkan buah-buah Roh yang …