Amsal, Togar Sianturi
Home » Bible » Devotionals » Semangat Hidup

Semangat Hidup

togarsianturi 05 Jul 2019 325

Terlepas dari temperamen masing-masing manusia, setiap orang tetap dapat memilih untuk hidup dengan penuh semangat atau tidak. Memang tidak ada orang yang menginginkan hidup yang lesu tak bersemangat, tapi sayangnya pilihan-pilihan yang mereka buat, cara berpikir mereka adalah jalan yang menuju ke sana.

Dalam nats berikut diberikan dua rahasia yang dapat membangkitkan semangat dalam hidup kita.
Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia. (Amsal 12:25)
Penulis Amsal, yang telah menghabiskan hidupnya untuk mengamati manusia dan mempelajari kehidupan berkesimpulan bahwa cara untuk hidup semangat adalah meniadakan kekuatiran dan mendengarkan kata-kata yang baik. Kedua hal itu ada dalam jangkauan kita, jadi kita punya kemampuan untuk meraih semangat hidup itu.
Benar-benar mengusahakannya akan benar-benar membuat kita memiliki hidup yang bergairah itu. Hidup seperti itu tidak datang dengan sendirinya, kita memperjuangkannya.

1. Stop kuatir. Kuatir adalah pilihan, bukan perasaan

Kita keliru kalau berpikir bahwa kuatir itu adalah perasaan otomatis yang timbul karena keadaan yang sedang kita hadapi. Keadaan yang sama bisa membuat seseorang kuatir, sedangkan orang lain jadi makin bersemangat. Keadaan itu sifatnya netral, pemaknaan yang kita buat yang menjadi nilai keadaan itu bagi kita.
Kekuatiran adalah pilihan kita. Tuhan Yesus yang memberi perintah agar kita jangan kuatir. Artinya kita yang memilih untuk kuatir atau tidak. Dan Tuhan Yesus menyandingkan kekuatiran dengan ketidakpercayaan. Orang yang kuatir itu tidak percaya pada Tuhan Yesus, dan orang yang percaya tidak bisa kuatir.

2. Good words. Berkhotbah untuk diri sendiri, jangan hanya mendengarkan diri sendiri

Kita berharap menerima kata-kata yang baik dari orang lain. Tetapi kita juga dapat menyaring kata-kata yang diarahkan pada kita. Maksudnya, bisa saja ada orang di sekitar kita yang selalu berkata negatif pada kita, tetapi kita dapat menghapus itu dan tidak perlu memutarnya berulang-ulang di pikiran kita.
Kemudian, kita juga mesti membuat pilihan untuk berkata-kata yang baik terhadap diri kita sendiri. Seperti Daud mengkhotbahkan pada jiwanya, “Pujilah Tuhan, hai jiwaku!”, demikian juga kita mesti lebih banyak berkhotbah pada diri kita sendiri. Jangan hanya mendengarkan diri sendiri, tapi khotbahkanlah api Roh Kudus kepada diri kita sendiri.

3. Hidup semangat. Jangan lagi sekedar hidup

Hidup kita tidak dimaksudkan untuk menjadi biasa-biasa atau hanya sekedar. Allah berinvestasi besar-besaran dalam diri kita agar kita dapat menjalani hidup kepada kepenuhannya. Jadi pastikan hidup yang kita punya adalah hidup yang penuh semangat.
Ayo, tetap semangat!
Bapa, terimakasih untuk hidup luar biasa yang Engkau anugerahkan bagi kami. Amen.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Related post
Kapan Tuhan Tidak Menjawab Doa? Inilah 3 Alasan Paling Umum Yang Perlu Anda Tahu!

togarsianturi

30 Jan 2026

Banyak orang percaya bergumul dengan pertanyaan yang sangat menyakitkan: “Mengapa Tuhan tidak menjawab doa saya?” Kita sudah berdoa dengan sungguh-sungguh, berpuasa, bahkan mungkin menangis di hadapan-Nya, namun jawaban yang dinanti tak kunjung tiba. Rasa kecewa, ragu, bahkan marah bisa menyelinap masuk dan mengikis iman kita. Apakah Tuhan tidak mendengar? Apakah Ia tidak peduli? Atau adakah …

Lelah & Ingin Menyerah? Simak Pesan Tuhan untuk Pulihkan Anda

togarsianturi

29 Jan 2026

Ada momen dalam hidup di mana kata-kata “aku tidak sanggup lagi” bukan sekadar keluhan, melainkan jeritan jujur dari jiwa yang sudah melampaui batas kekuatannya. Kelelahan batin sering kali mendistorsi cara kita melihat diri sendiri, masa depan, dan bahkan cara kita memandang kasih Tuhan. Kita merasa kosong, hampa, dan kehilangan identitas, persis seperti yang dialami oleh …

Baca Alkitab Tapi Gak Ngerti? Ini Rahasia Cara Belajarnya

togarsianturi

28 Jan 2026

Banyak orang Kristen menyimpan rahasia kecil di dalam hati mereka: mereka sering membuka Alkitab dengan harapan besar, namun menutupnya kembali dengan rasa bingung dan kecewa. Masalahnya bukan karena Anda kurang pintar atau kurang rohani, melainkan karena kebanyakan dari kita tidak pernah diajarkan “cetak biru” cara mempelajarinya dengan benar. Alkitab bukanlah buku yang sekadar untuk dibaca …

Stop Mengeluh! Ini Cara Alkitabiah Ubah Nasib 90 Hari

togarsianturi

27 Jan 2026

Banyak orang Kristen berdoa meminta perubahan hidup tetapi tetap melakukan rutinitas yang sama setiap harinya tanpa ada kemajuan. Kita sering kali menunggu “tongkat ajaib” Tuhan bekerja sementara kita sendiri terjebak dalam keluhan dan keputusasaan yang melelahkan. Padahal, Tuhan sering kali bekerja melalui ketaatan kita untuk mengambil langkah-langkah kecil yang konsisten di dalam iman. Mari kita …

3 Rahasia Tetap Konsisten Saat Teduh di Tengah Kesibukan

togarsianturi

26 Jan 2026

Banyak pria Kristen mengawali minggu dengan semangat membara untuk lebih dekat dengan Tuhan, namun sering kali layu di tengah jalan karena kesibukan. Rasa bersalah muncul saat kita melewatkan satu hari, dan akhirnya kita menyerah sama sekali karena merasa tidak akan pernah bisa konsisten. Masalah utamanya bukanlah kurangnya kasih kita kepada Tuhan, melainkan kurangnya sistem yang …

Cek Imanmu! 4 Tanda Anda Sudah Dewasa Secara Rohani

togarsianturi

25 Jan 2026

  Kita semua memulai perjalanan iman sebagai bayi rohani yang hanya fokus pada kebutuhan dan kenyamanan diri sendiri. Namun, tujuan Tuhan bagi setiap kita adalah untuk bertumbuh, matang, dan menjadi pribadi yang semakin serupa dengan Kristus. Kedewasaan rohani bukanlah tentang berapa lama Anda sudah menjadi Kristen, melainkan tentang transformasi hati yang menghasilkan buah-buah Roh yang …